Selasa, 19 Agustus 2025

Dolar Menguat, Pasar Tunggu Arah Kebijakan The Fed di Jackson Hole

 


Dolar AS melanjutkan penguatan pada Rabu (20/8), dengan pelaku pasar menantikan simposium tahunan Federal Reserve di Jackson Hole akhir pekan ini. Pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, Jumat mendatang menjadi sorotan utama, karena investor mencari sinyal jelas terkait prospek pemangkasan suku bunga.

Saat ini, pasar memperkirakan peluang 84% pemangkasan suku bunga pada 17 September, dengan total sekitar 54 bps pemangkasan hingga akhir 2025. Indeks Dolar sempat menyentuh 98,393, level tertinggi sejak 12 Agustus, setelah menguat 0,4% dalam dua sesi sebelumnya.

Menurut Kyle Rodda, analis di Capital.com, “Dengan standar tinggi yang harus dipenuhi Powell, ada risiko ia cenderung hawkish dan menarik karpet dari pijakan investor.”

RBNZ Diprediksi Pangkas Bunga

Dari Asia, perhatian tertuju pada keputusan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) hari ini. Mayoritas ekonom memperkirakan pemangkasan 25 bps, seiring inflasi yang sudah kembali ke kisaran target dan tingkat pengangguran yang tinggi pasca-COVID. Dolar Selandia Baru melemah mendekati level terendah dua pekan terakhir di $0,5895.

Data Ekonomi AS Jadi Penentu

Spekulasi pemangkasan suku bunga Fed semakin meningkat usai data payrolls yang lemah dan inflasi konsumen (CPI) yang terkendali. Namun, data harga produsen (PPI) yang lebih panas pekan lalu memberi sinyal campuran. Risalah rapat Fed Juli yang dirilis Rabu malam diperkirakan tidak banyak memberi pandangan baru karena disusun sebelum laporan tenaga kerja terbaru.

Pergerakan Pasar Valas

  • USD/JPY naik 0,1% ke 147,78

  • EUR/USD turun 0,1% ke 1,1633 (terendah sejak 14 Agustus)

  • GBP/USD turun 0,1% ke 1,3476 (terendah sejak 12 Agustus)

  • AUD/USD melemah ke 0,64485 (terendah sejak 1 Agustus)


News Maker 23 - Indonesia News Portal for Traders

Tidak ada komentar:

Posting Komentar