Senin, 01 September 2025

Minyak Sideways: Output Naik Imbangi Disrupsi Rusia

 


Harga minyak mentah diperdagangkan dalam kisaran sempit pada Senin (1/9) di tengah tarik-menarik antara peningkatan produksi global dan gangguan pasokan akibat konflik Rusia–Ukraina.

Pergerakan Harga

  • Brent: $67,18/barel (-0,44%)

  • WTI: $63,73/barel (-0,44%)

  • Aktivitas pasar relatif sepi karena libur bank di AS.

Faktor Penggerak Pasar

  1. Konflik Rusia–Ukraina

    • Rusia meningkatkan serangan drone terhadap infrastruktur energi Ukraina.

    • Ukraina berjanji membalas dengan memperluas serangan ke wilayah Rusia.

    • Ekspor minyak Rusia turun ke 2,72 juta bph (terendah 4 minggu), namun India tetap menjadi pembeli utama meski dikenakan tarif sekunder oleh AS.

  2. Kenaikan Produksi Global

    • Produksi minyak mentah AS mencapai rekor 13,58 juta bph pada Juni (EIA).

    • Kenaikan suplai global membebani harga, menetralkan risiko disrupsi pasokan.

  3. Faktor OPEC+ & Kebijakan Fed

    • Brent & WTI mencatat penurunan bulanan pertama dalam 4 bulan (Agustus -6%+).

    • Pasar menanti pertemuan OPEC+ pada 7 September untuk arahan pasokan.

    • Data ketenagakerjaan AS pekan ini akan menjadi penentu arah Fed dan selera risiko investor.

Outlook

Harga minyak berpotensi tetap sideways menjelang pertemuan OPEC+ dan rilis data tenaga kerja AS. Tekanan dari lonjakan produksi global membatasi potensi kenaikan, meski risiko geopolitik Rusia–Ukraina masih memberi dukungan pada sisi bawah harga.


News Maker 23 - Indonesia News Portal for Traders

Tidak ada komentar:

Posting Komentar