
Minyak mentah dunia menguat tipis pada Jumat (26/9) dengan WTI di US$65,20 dan Brent di US$69,15. Kedua acuan menuju kenaikan mingguan terbesar sejak 3 bulan terakhir.
Katalis utama:
-
Gangguan pasokan Rusia akibat masalah infrastruktur dan serangan drone Ukraina.
-
Ketegangan geopolitik menambah kekhawatiran pengetatan suplai.
-
Namun, potensi tambahan ekspor dari Kurdistan Irak (230 ribu bph) berpotensi menahan reli harga.
Teknikal:
-
WTI: Support US$63,50–64,50 | Resistance US$66,50–67,50
-
Brent: Support US$68,30–68,70 | Resistance US$70,20–71,00
Sentimen pasar akan bergantung pada perkembangan geopolitik dan data stok AS. Break resistance = potensi reli lanjutan, sedangkan penurunan di bawah support dapat memicu aksi ambil untung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar