Dolar diperdagangkan mendekati level terendah satu bulan terhadap euro pada hari Rabu (15/5) di tengah penurunan imbal hasil Treasury saat para pedagang bersiap untuk laporan inflasi utama AS hari ini yang dapat menentukan jalur kebijakan Federal Reserve.
Yen melemah mendekati level terendah dalam dua minggu, karena kesenjangan imbal hasil (yield gap) yang masih menganga antara obligasi lokal dan obligasi AS terus mendorong penjualan mata uang Jepang.
Euro turun tipis 0,04% menjadi $1,0814 pada awal jam perdagangan Asia, namun tetap mendekati level tertinggi semalam di $1,09255, level yang terakhir terlihat pada 10 April.
Indeks dolar AS yang mengukur mata uang terhadap enam mata uang utama lainnya, namun sangat bergantung pada euro yang datar di 105,04 setelah kemarin turun ke level terendah 1 setengah pekan di 104,95.
Sementara semalam imbal hasil Treasury AS jangka panjang sedikit berubah pada 4,4472% setelah turun 3 1/2 basis poin (bp).
Harga konsumen yang lebih tinggi dari perkiraan pada kuartal pertama tahun ini merupakan kekuatan pendorong bagi penetapan harga yang tajam terhadap laju penurunan suku bunga The Fed, dan pertaruhan tersebut kini dikurangi menjadi sekitar 45 bps penurunan pada tahun ini.
Meskipun dolar melemah secara luas semalam terhadap mayoritas mata uang sejenis, dolar terus menguat terhadap yen. Dolar menguat 0,06% menjadi 156,535 yen pada hari Rabu, setelah mendorong setinggi 156,80 semalam.
Berbeda dengan AS, imbal hasil jangka panjang Jepang hanya 0,96%, bahkan dengan retorika Bank of Japan yang berubah menjadi lebih hawkish dalam beberapa hari terakhir dan prospek kenaikan suku bunga lagi di bulan Juni semakin meningkat.
Lonjakan dolar ke level tertinggi dalam 34 tahun di 160,245 yen pada tanggal 29 April memicu dua putaran pembelian yen secara agresif yang diduga dilakukan oleh BOJ dan Kementerian Keuangan Jepang.
Dolar berada di 7,2409 yuan dalam perdagangan luar negeri, setelah merosot ke level terendah sejak 1 Mei di 7,2460 semalam.
Di tempat lain, dolar Australia naik ke level tertinggi satu minggu di $0,6630 pada hari ini, sementara dolar Selandia Baru naik ke level tertinggi lebih dari satu bulan di $0,6051.
Mata uang kripto Bitcoin sedikit berubah pada $61,636.(yds)
Sumber: Reuters
Tidak ada komentar:
Posting Komentar