
[9 April 2026] | Sumber: News Maker 23 - Indonesia News Portal for Traders
Halo Gold Traders! Harga emas yang sempat melesat terbang menembus level US$4.800 akhirnya terpaksa memangkas keuntungannya dan hanya ditutup naik sangat tipis 0,002% ke **US$4.706,41 per ounce**.
Berikut rangkuman pemicu batalnya reli emas hari ini:
⚔️ Gencatan Senjata Rapuh: Ketua Parlemen Iran menyatakan bahwa AS telah melanggar tiga klausul dalam proposal gencatan senjata, bahkan sebelum perundingan dimulai. Klaim ini memicu kepanikan baru di pasar.
💵 Dolar & Yield Bangkit: Pernyataan dari kubu Iran tersebut langsung membuat Dolar AS dan imbal hasil (yield) US Treasury memangkas pelemahannya. Hal ini otomatis menjadi beban mematikan bagi emas.
🛢️ Minyak Sempat Turun: Padahal sebelumnya, kesepakatan gencatan senjata sementara ini sukses menekan harga minyak hingga di bawah US$100 per barel. Turunnya inflasi energi sempat menghidupkan kembali harapan pemangkasan suku bunga The Fed.
⚠️ Awas Volatilitas: Analis dari Pepperstone memperingatkan bahwa pergerakan emas saat ini masih sangat sensitif terhadap tajuk berita. Status gencatan senjata ini dinilai sangat bersyarat dan rapuh; jika timbul masalah baru di Selat Hormuz, volatilitas ekstrem akan kembali menghantam pasar.
📊 Rapor Logam Lainnya:
Berbeda dengan emas yang tertahan, perak berhasil menguat 0,99%. Platinum dan paladium juga kompak berada di zona hijau, sementara Indeks Dolar AS ditutup turun 0,6%.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar