
[2 April 2026] | Sumber: News Maker 23 - Indonesia News Portal for Traders
Halo Traders! Dolar AS (DXY) kembali menunjukkan dominasinya, melonjak 0,68% ke level 100,24. Harapan akan cepat berakhirnya konflik di Timur Tengah resmi sirna.
Berikut 3 poin utama pendorong pasar hari ini:
🦅 Sinyal Agresif Trump: Presiden AS Donald Trump berjanji akan melancarkan serangan yang lebih brutal ke Iran dalam 2-3 minggu ke depan. Iran pun merespons dengan ancaman balasan yang lebih destruktif.
🛢️ Efek Domino Minyak & Yield: Harga minyak Brent meledak naik hampir 8% ke US$109,10/barel. Mahalnya energi memicu ketakutan inflasi, yang pada akhirnya mengerek naik imbal hasil (yield) US Treasury dan memupus harapan pemangkasan suku bunga The Fed.
📉 Mata Uang Mayor Tumbang: Investor panik dan beralih ke Dolar AS sebagai aset safe haven, menekan mata uang utama lainnya:
Yen (USD/JPY): Melemah ke 159,72 (Mendekati level psikologis 160 yang rawan intervensi otoritas Jepang).
Euro (EUR/USD): Turun 0,66% ke US$1,1513.
Pound (GBP/USD): Melemah 0,88% ke US$1,319.
Aussie (AUD/USD): Anjlok 0,95% ke US$0,6863.
Kesimpulan: Kombinasi kepanikan pasar (risk-off), lonjakan harga minyak, dan naiknya yield obligasi menjadi bahan bakar utama yang akan menjaga keperkasaan Dolar AS dalam jangka pendek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar