Inter sudah menegaskan akan melepas Icardi pada musim panas ini. Ia masuk daftar jual Nerazzurri, karena tak masuk dalam rencana pelatih Antonio Conte.
Juventus
dilaporkan menjadi salah satu peminat penyerang asal Argentina itu.
Namun, ada ganjalan andai Icardi bergabung dengan Si Nyonya Tua, yakni
pakem formasi yang dipakai Sarri.
Menurut data Transfermarkt, Ronaldo lebih banyak dimainkan sebagai sayap kiri pada musim lalu, yakni 26 kali. Adapun untuk posisi penyerang tengah, eks pemain Real Madrid, Manchester United, dan Sporting Lisbon itu memerankannya sebanyak 17 kali.
Andai Ronaldo rela terus
bermain sebagai sayap kiri pada musim 2019/2020, Icardi bisa saja
ditempatkan sebagai penyerang tengah. Namun, ada saran agar Icardi dan
Ronaldo bisa dimainkan sebagai duet striker di lini depan Juventus.
Eks pemain Italia, Luca Toni, menilai Ronaldo dan Icardi tetap bisa diduetkan sebagai striker Juventus. Syaratnya, Sarri mau mengubah pakem formasinya, dari 4-3-3 menjadi 4-3-1-2, di mana Icardi dan Ronaldo nantinya bisa disokong Aaron Ramsey--gelandang yang juga baru didatangkan Juventus dari Arsenal.
Baca juga: Sarri-Ronaldo Sudah Bertemu, Bahas Apa?
|
"Ronaldo dan Icardi adalah seorang ujung tombak. CR7 seorang juara, sementara Mauro adalah penyerang hebat yang masih bisa terus berkembang," tutur Toni dikutip dari Tuttosport.
"Anda tidak boleh memberi Cristiano terlalu banyak peran, karena tugasnya adalah memastikan kemenangan timnya. Mungkin Icardi yang harus banyak berkorban jika ia bermain bersamanya."
"Namun pada akhirnya, itu semua tergantung pada keputusan Sarri dan keseimbangan permainan yang dicarinya. Saya membayangkan Ronaldo dan Icardi hanya bisa bermain sebagai duet di lini depan dalam formasi 4-3-1-2, dengan mungkin Ramsey sebagai pemain No 10 di belakang mereka," ujarnya membayangkan.
Equityworld Futures
Equityworld Futures
Tidak ada komentar:
Posting Komentar